Suara Mengejutkan di Dasar Palung Mariana

Suara Mengejutkan di Dasar Palung Mariana

Sejumlah ilmuan mencoba merekam suara-suara di bagian terdalam dari samudra dunia pada 2015 lalu dan mereka dikejutkan dengan bunyianya. Lautan adalah tempat yang cukup menakutkan dengan area yang belum dijelajahi dengan kedalaman  gelap makhluk yang menakutkan.

Suara Mengejutkan di Dasar Palung Mariana

Akan tetapi sekarang para ilmuan telah menawarkan hal lain yang harus ditakuti, yaitu suara-suara lautan.

Para ilmuan dari Administrasi kelautan dan atmosfrt Nasional Pacific Marine Narine Environmental Laboratory menempatkan hidrofon berlapis titanium, alat perekam suara di bagian paling dalam dari dasar samudra, di Palung Mariana, Lautan Pasifik.

National Geographic menggambarkan Palung Mariana sebagai berikut.

Palung Mariana adalah perut berbentuk bulan sabit di kerak Bumi yang panjangnya lebih dari 1.500 mil dan rata-rata memiliki lebar 43 mil.

Jarak antara permukaan laut dan titik terdalam parit, deep Challenger, hampir 7 mil.

Melansir Unilad.com jika Gunung Everest dijatuhkan ke paling mariana, puncaknya masih lebih dari satu mil di bawah air. Jadi pada dasarnya itu sangat amatlah dalam kedalamnya.

Baca Juga : Mengenal Pulau Mariana Jurang Paling Mematikan Di Samudra Pasifik

Alat merekam suara di lautan selama tiga minggu dan para ilmuan terkejut dengan apa yang mereka dengar.

Kepala ilmuan pada proyek tersebut, Robert Dziak, menjelaskan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka mengharapkan ada kesunyian yang jauh di dalam samudra, akan tetapi malah bertemu dengan suara gempa bumi dan topan, serta kapal.

Mungkin ini menunjukan kisah perjalanan ke pusat bumi sebenarnya fakta dan ada ekosistem di sisi lain dari dasar lautan.

Anda akan berpikir bahwa bagian terdalam dari lautan akan menjadi salah satu tempat paling tenang di bumi.

Namun sebenarnya ada kebisingan hamper konstan dari sumber alami dan buatan manusia. Ambient Sound Field di Challenger deep didominasi oleh suara gempa bumi, baik dekat maupun jauh, serta serangan paus balin yang berbeda.

Ada juga suara gemuru yang luar biasa dari topan katagori 4 yang baru saja terjadi di atas kepala. Ada juga banyak suara dari lalu lintas kapal, yang dapat diindentifikasi oleh pola suara yang jelas yang dibuat oleh baling-baling kapal ketika mereka lewat.

Penelitihan ini dilakukn dengan harapan menentukan tingkat kebisingan, yang akan memungkinkan para ilmuan untuk melihat apakah aka nada perubahan di masa depan.

Setelah menganalisa suara, para ilmuan mampu memisahkan suara alam dari suara buatan manusia. Kami mencatat gempa bumi berkekuatan 5,0 skala besar yang terjadi pada kedalaman sekitar 10 kilometer (atau lebih dari enam mil) di kerak samudra di dekatkan.

Bunyi topan juga dramatis, meskipun hiruk-pikuk dari badai besar cenderung menyebar dan meningkat kebisingan secara keseluruhan selama beberapa hari.

Belum lama ini dunia dikejutkan dengan penaklukan palung mariana dia adalah James Cameron. Meskipun di katagorikan orang ketiga di dunia yang berhasil mencapai dasar palung mariana.

Titik terdalam bumi ternyata mirip permukaan bulan yang paling terpencil, demiukian ungkapan dari seorang sutradara James Cameron setelah ia memastikan diri sebagai orang ketiga yang mencapai titik tersebut.

Dia menggunakan sembuah kapal selam yang dirancang khusus Cameron menjadi orang pertama yang mengambil gambar di kedalaman 10,8 kilo meter di bawah permukaan laut tersbut.

Sebelumnya pada tahun 1960, Insinyur Swiss, Jacques Piccard dan Kapten Angkatan Laut Amerika Serikat Don Walsh juga pernah mencapai dasar palung mariana tersebut.

Baca Juga : Ini 5 Hal Menakutkan Tersembunyi Di Palung Mariana

Adapun selama misinya untuk mengeksplorasi Palung Mariana itu Cameron mengaku melihat sejumlah tanda-tanda kehidupan berupa mahluk yang mirip udang dengan ukuran sekitar satu inci.

Meski demikian sutradara film Titanic dan Avatar itu juga sempat mengalami kendala dalam petualangan tiga jamnya di dasar laut terdalam itu. Dia juga dipaksa untuk memangkas waktu eksplorasinya karena terjadi kerusakan pada system hidrolik sehingga dia terpaksa tidak mengumpulkan sample dari lautan tersebut.

Ini 5 Hal Menakutkan Tersembunyi Di Palung Mariana

Apakah anda tahu apa itu Palung Mariana? Palung Mariana adalah bagian terdalam di seluruh lautan yang ada di dunia. Letaknya ada di barat laut Samudera Pasifik.

Sebelah timur Kepulauan Mariana dekat dengan negara Jepang. Palung ini merupakan batasn di mana dua lempeng tektonik bertemu, zona subduksi di mana Lempeng Pasifik disubduksi di bawah Lempeng Filipina

Dilaporkan kedalamnnya mencapai 19,8 km dan tekanan air 1.000 kali lebih besar daripada lautan lainnya.

Pertama kali diteliti pada 1951 oleh kapal Angkatan Laut Britania, Challenger II, yang memberikan nama titik terdalam dari palung tersebut Kedalaman Challenger. Menggunakan gema suara, Challenger II mengukur kedalaman Palung Mariana.

Penyuaraan ini diulang berkali-kali menggunakan “earphone” untuk mendengar sinyal yang kembali ketika “stylus” melewati skala kedalaman “graduated, sementara itu ketika pengukuran waktu kecepatan mesin gema-suara.

Baca Juga : Geografis Dan Populasi Kepulauan Mariana Utara

Jadi, pergi ke sana untuk mengambil gambar tak ubahnya seperti bunuh diri. Tapi jika anda penasaran seperti apa Palung Mariana, inilah 5 hal menakutkan yang akan kita jumpai di Palung Mariana.

1.. Karbondioksida cair murni

Lubang-lubang hidrotermal yang ada di Palung Mariana di antaranya mengeluarkan karbondioksida cair murni.

Di daerah Okinawa dekat Taiwan, lubang hidrotermal Palung Mariana adalah satu-satunya daerah bawah air di mana karbondioksida cair ada.

Ditemukan pada 2005, lubang angina itu mengeluarkan gelembung-gelembung yang awalnya dianggap oleh para ilmuwan sebagai air yang tidak berbahaya.

Setelah diamati lebih dekat, mereka menyadari bahwa gelembung itu sebenarnya adalah CO2. Tentu saja berada di kawasan tersebut adalah hal yang berbahaya.

  1. Amoeba raksasa beracun

Dalam Palung Mariana, hidup amoeba raksasa yang kira-kira berukuran 10 cm.

Mereka sering disebut Xenophyophores, organisme bersel tunggal ini kemungkinan besar menjadi sangat besar karena lingkungan mereka, suhu dingin, tekanan tinggi, dan kurangnya sinar matahari.

Mereka juga kebal terhadap banyak unsur dan zat kimia yang dapat membunuh sebagian besar spesies termasuk manusia.

Xenophyophores telah mengembangkan toleransi terhadap uranium, merkuri, timbal, dan hal-hal lain yang dapat membunuh kita jika dibiarkan.

Mereka telah ditemukan pada kedalaman 6,6 mil dan para ilmuwan memperkirakan mereka juga ada pada kedalamam yang lebih lagi.

  1. Ooze

Tidak seperti pasir di pantai, keadaan dasar Palung Mariana jauh berbeda. Ini karena segala sesuatu yang turun dari atas Palung yang bermil-mil jauhnya dan masuk ke dalamnya. Palung Mariana ditutupi dengan selimut cairan kental dan menjijikan.

Dasar palung terbentuk dari cangkang hancur dan jasad plankton yang telah tenggelam ke bawah selama bertahun-tahun. Karena tekanan air yang sangat besar, menjadikannya lumpur halus berwarna keabu-abuan.

  1. Sulfur cair

Gunung Daikoku bawah air terletak sekitar 414 m di dalam palung. Daikoku mengandung salah satu pemandangan paling langka di planet ini, yaitu danau belerang cair murni.

Dijuluki Cauldron karena alasan yang jelas, lubang hitam yang menggelembung ini terbakar pada suhu 187 derajat celcius.

  1. Jembatan

Pada akhir 2011, empat jembatan batu ditemukan di Palung Mariana, membentang dari satu ujung ke ujung lainnya (kira-kira 69 kilometer, atau 43 mil).

Tampaknya pertemuan lempeng tektonik Pasifik dan Filipina membentuk jembatan ini. Salah satu jembatan, Dutton Ridge, ditemukan kembali pada tahun 1980-an, meskipun hanya dalam gambar resolusi rendah.

Dutton Ridge sangat tinggi, hamper seperti gunung kecil. Pada puncak tertingginya, Ridge mencapai 2,5 kilometer (1,5 mil).