Ini 5 Hal Menakutkan Tersembunyi Di Palung Mariana

Apakah anda tahu apa itu Palung Mariana? Palung Mariana adalah bagian terdalam di seluruh lautan yang ada di dunia. Letaknya ada di barat laut Samudera Pasifik.

Sebelah timur Kepulauan Mariana dekat dengan negara Jepang. Palung ini merupakan batasn di mana dua lempeng tektonik bertemu, zona subduksi di mana Lempeng Pasifik disubduksi di bawah Lempeng Filipina

Dilaporkan kedalamnnya mencapai 19,8 km dan tekanan air 1.000 kali lebih besar daripada lautan lainnya.

Pertama kali diteliti pada 1951 oleh kapal Angkatan Laut Britania, Challenger II, yang memberikan nama titik terdalam dari palung tersebut Kedalaman Challenger. Menggunakan gema suara, Challenger II mengukur kedalaman Palung Mariana.

Penyuaraan ini diulang berkali-kali menggunakan “earphone” untuk mendengar sinyal yang kembali ketika “stylus” melewati skala kedalaman “graduated, sementara itu ketika pengukuran waktu kecepatan mesin gema-suara.

Baca Juga : Geografis Dan Populasi Kepulauan Mariana Utara

Jadi, pergi ke sana untuk mengambil gambar tak ubahnya seperti bunuh diri. Tapi jika anda penasaran seperti apa Palung Mariana, inilah 5 hal menakutkan yang akan kita jumpai di Palung Mariana.

1.. Karbondioksida cair murni

Lubang-lubang hidrotermal yang ada di Palung Mariana di antaranya mengeluarkan karbondioksida cair murni.

Di daerah Okinawa dekat Taiwan, lubang hidrotermal Palung Mariana adalah satu-satunya daerah bawah air di mana karbondioksida cair ada.

Ditemukan pada 2005, lubang angina itu mengeluarkan gelembung-gelembung yang awalnya dianggap oleh para ilmuwan sebagai air yang tidak berbahaya.

Setelah diamati lebih dekat, mereka menyadari bahwa gelembung itu sebenarnya adalah CO2. Tentu saja berada di kawasan tersebut adalah hal yang berbahaya.

  1. Amoeba raksasa beracun

Dalam Palung Mariana, hidup amoeba raksasa yang kira-kira berukuran 10 cm.

Mereka sering disebut Xenophyophores, organisme bersel tunggal ini kemungkinan besar menjadi sangat besar karena lingkungan mereka, suhu dingin, tekanan tinggi, dan kurangnya sinar matahari.

Mereka juga kebal terhadap banyak unsur dan zat kimia yang dapat membunuh sebagian besar spesies termasuk manusia.

Xenophyophores telah mengembangkan toleransi terhadap uranium, merkuri, timbal, dan hal-hal lain yang dapat membunuh kita jika dibiarkan.

Mereka telah ditemukan pada kedalaman 6,6 mil dan para ilmuwan memperkirakan mereka juga ada pada kedalamam yang lebih lagi.

  1. Ooze

Tidak seperti pasir di pantai, keadaan dasar Palung Mariana jauh berbeda. Ini karena segala sesuatu yang turun dari atas Palung yang bermil-mil jauhnya dan masuk ke dalamnya. Palung Mariana ditutupi dengan selimut cairan kental dan menjijikan.

Dasar palung terbentuk dari cangkang hancur dan jasad plankton yang telah tenggelam ke bawah selama bertahun-tahun. Karena tekanan air yang sangat besar, menjadikannya lumpur halus berwarna keabu-abuan.

  1. Sulfur cair

Gunung Daikoku bawah air terletak sekitar 414 m di dalam palung. Daikoku mengandung salah satu pemandangan paling langka di planet ini, yaitu danau belerang cair murni.

Dijuluki Cauldron karena alasan yang jelas, lubang hitam yang menggelembung ini terbakar pada suhu 187 derajat celcius.

  1. Jembatan

Pada akhir 2011, empat jembatan batu ditemukan di Palung Mariana, membentang dari satu ujung ke ujung lainnya (kira-kira 69 kilometer, atau 43 mil).

Tampaknya pertemuan lempeng tektonik Pasifik dan Filipina membentuk jembatan ini. Salah satu jembatan, Dutton Ridge, ditemukan kembali pada tahun 1980-an, meskipun hanya dalam gambar resolusi rendah.

Dutton Ridge sangat tinggi, hamper seperti gunung kecil. Pada puncak tertingginya, Ridge mencapai 2,5 kilometer (1,5 mil).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *